Will the world end soon?

Posted on

Situasi Coronovirus makin mengkhawatirkan di Australia, virusnya sendiri bukan yang saya takutin tetapi aspek-aspek yang terpengaruh akibat kehadiran virus ini. Sementara ini yang pasti sudah empat sekolah yang ditutup, di Victoria sendiri, masa penutupannya dari 24 jam sampai seminggu. Murid-murid di sekolah saya sendiri, sudah diberitahukan untuk mempersiapkan diri jika sekolah tutup untuk jangka yang panjang. Semua murid SMA diwajibkan membawa pulang buku-bukunya dan hanya membawa yang dibutuhkan setiap hari saja. Sekolah juga sudah membatalkan semua darmawisata untuk minggu depan.

Yang paling dikhawatirkan yaitu keadaan di supermarket, banyak rak di toko kosong, makanan kaleng, pasta dan mie instant habis, kertas toilet sama sekali tidak ada isinya di rak, semua orang yang tidak ingin berebutan juga jadi harus ikut berjuang untuk mendapatkan barang pangan dan barang penting lainnya. Perdana menteri Australia dan Kepala pemerintahan negara bagian Victoria, Scott Morisson dan Daniel Andrews menganjurkan semua orang untuk bersikap tenang tetapi banyak orang sudah terlanjur panik karena berita yang tidak benar dari awal dan informasi yang tersebar sungguh merusak ketenangan orang Aussie.

Sudah dua puluh tahun, saya tinggal di sini, dan ini pertama kalinya, saya melihat begitu berantakannya negara ini dan begitu parahnya sikap orang Aussie yang tidak lagi sabar. Banyak kejadian rasis yang terjadi terutama terhadap orang Asia. Saya sendiri beruntung belum merasakannya tetapi xenopphobia seperti ini yang merusak negara. Makin besar orang Aussie yang setuju kalau semua orang asing dilarang masuk lagi ke negara ini dan juga mengirimkan kembali orang yang sakit.

Yang saya bingung, persentase kesembuhan dari Coronavirus sangat tinggi, kecuali sebagian kecil orang yang emang menderita penyakit atau orang tua. Ada organisasi di Australia yang bisa mengantarkan makanan dan minuman ke rumah korban tanpa bertemu, teknologi medis yang maju dan sumber yang mencukupi. Trus, orang Aussie ribut kenapa? karena banyak kebodohan yang diteruskan dan sikap egois yang makin hari makin parah.

Pemerintah Australia sudah berencana memberikan uang kepada orang yang sudah pensiun, tambahan $700 dollar untuk bulan ini, supaya mereka bisa berbelanja, orang yang sakit dan dikurung karena Coronavirus akan tetap dibayar oleh perusahaan mereka, inisiatif pemerintah Aussie dengan perusahaan supaya ekonomi tetap berjalan. Progam peningkatan kerja untuk membantu yang kehilangan kerja juga mulai dilaksanakan.

Saya percaya Aussie tidak perlu begitu panik, Kita siap untuk menghadapi ini. Contohnya, saat kebakaran hutan kemarin, semua penderita penyakit kencing manis, diSMS oleh departemen kesehatan, memberikan saran kepada para korban untuk mengambil obat berapa banyak dan di mana stok terdekat. Sistem pemberitahuan ini jarang ditemui di negara lain. Produksi kertas toilet mulai ditingkatkan karena pabriknya emang di Aussie sendiri, tidak perlu menunggu dari Cina.

Orang Aussie hanya perlu tenang dan tetap menjunjung rasa hormat satu sama lain, ini bukan Aussie yang kukenal dan semoga segala ini cepat berakhir. Buat yang di negara lain, mari kita juga harap semoga ini penyebaran Coronavirus cepat berhenti dan semua orang yang sakit, cepat sembuh. Ini bukan the end of the world, this is only a new chapter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *