Too Sweet To Be True

Posted on

Mungkin pada dah tau soal sugar daddy dan sugar baby ya. Buat yang belum, sugar daddy adalah pria yang menawarkan kebutuhan finansial untuk wanita yang lebih muda dan biasanya wanita-wanita tersebut dipanggil sugar baby.

Akhir-akhir ini sering ada pembicaraan sugar daddy dan baby dan secara tidak sengaja, aku mendengar kalau ada anak cewek yang saya kenal, menjadikan dirinya sugar baby. Gadis ini berasal dari keluarga yang mampu, mungkin bisa disebut kaya orang tuanya. Dia berpendidikan, cantik dan juga pintar. Dia bercerita kalau dia sangat bahagia karena dimanja trus apa sugar daddynya dan juga sugar daddynya tampan.

Tentu saja, saya yang kelahiran tahun 80 merasa sangat aneh dengan perkembangan mental gadis sekarang dan juga pria-pria tersebut. Paling kaget sih soal ceweknya karena pria tidak setia dan suka main di luar sudah sering banget saya dengar. Tetapi perkembangan mental sugar baby ini, benar tidak masuk akal menurutku.

Dari yang saya dengar, ternyata hubungan ini tidak selalu ada  seks tetapi yang tidak berhubungan intim, persentasinya sangat rendah. Cuma paling penting dalam hubungan ini juga tidak selalu hubungan intim, akan tetapi, hubungan yang eksklusif  seperti have fun together, pergi jalan-jalan, shopping bersama dan lain-lain. Sugar daddy wajib menepatin janji dengan menghabiskan biaya tertentu perbulan untuk sugar babynya untuk menyewa rumah, biaya beauty, bill dan lain-lainnya.

Sugar baby juga tidak wajib hanya jalan bareng satu sugar daddy doank, kecuali dibayar mahal. Menurutku sih, apa bedanya dengan prostitusi? gue sendiri tidak ingin kalau ada anak cewe yang merasa mereka perlu memilih jalan ini. Apa sih yang diperlukan banget sampai anak-anak gadis memilih untuk dijadiin mainan pria tua? dari yang diceritain, kadang mereka senang karena pilihan hidup dan mereka mau hidup mewah dan modern dan tidak mau bersusah. Pacaran dengan pria lebih tua juga lebih memuaskan karena cowo seusianya tidak mengerti perasaan wanita. Emang kita tau kalau perkembangan anak laki-laki lebih lambat dibanding anak perempuan. Tetapi bagaimana dengan manisnya pacaran dengan pria yang kamu sayang dan seusia, obrolan juga lebih jalan dan mereka juga lebih innocent gitu loh.

Mungkin karena ajaran ibuku yang begitu bagus, saya benar tidak mau diturunin martabatnya untuk dijadiin mainan pria. Gue boleh dibilang pikiran tua dan tidak modern walaupun sudah lama di luar negeri, saya tetap percaya setia dengan satu orang. Bahkan ada yang bilang gue bego karena berhubung, gue dan mantan gue dah tidak lagi bersama. Gue sendiri benar lebih mau bekerja keras daripada mengharapin dibiayain orang lain. Gue percaya terakhir di hidup ini cuma gue sendiri dan tidak perlu mengharapkan orang lain karena bahkan bayangan juga meninggalkanmu saat gelap, trus apa benar sugar daddy akan tahan lama? ternyata mereka tidak mengharapin hubungan lama, tetapi benar hanya karena duit.

Jujur, saya sangat khawatir dengan anak-anak gadis teman-teman gue yang baru lahir atau mulai tumbuh dewasa, semoga mereka tidak butuh uang sangat banyak sampai harus menjual dirinya kepada pria-pria brengsek. Perkembangan dunia benar membuat saya takut dan cemas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *