Hewan Peliharaan & Gaya Hidup
Basa Basi Mitsy: Cerita Kucing Metal dan Mitsy yang Kerjaan di Rumah Bikin Ngakak
Guru sejarah dan Bahasa Indonesia di Australia berbagi cerita kocak tentang dua kucingnya, Metal dan Mitsy, yang punya 'kerjaan' sendiri di rumah. Baca di Basa Basi Mitsy!

Hari ini saya mau cerita sedikit tentang kehidupan di rumah, yang nggak pernah sepi gara-gara dua kucing saya, Metal dan Mitsy. Di sela-sela ngoreksi tugas sejarah kelas 11 tentang Perang Dunia I dan mempersiapkan materi Bahasa Indonesia untuk murid-murid Australia, mereka berdua selalu punya “kerjaan” sendiri yang bikin saya geleng-geleng kepala. Di blog Basa Basi Mitsy ini, saya sering berbagi cerita ringan tentang keseharian sebagai guru, dan percayalah, hidup dengan dua kucing ini adalah pelajaran manajemen kelas yang nggak ternilai harganya.
Metal si Tukang Ngegosip di Depan Komputer
Metal, kucing jantan saya yang pertama, punya kebiasaan unik. Dia suka duduk tepat di depan monitor laptop saya pas saya lagi rapat online dengan orang tua murid. Seriously, timing-nya selalu pas. Dia akan menatap webcam dengan serius, lalu mengeong panjang seolah-olah dia sedang memberikan laporan tentang perkembangan akademik anak mereka. Saya sering bilang ke murid-murid, “Metal is my unofficial homeroom assistant, tapi honor-nya cuma berupa treat ikan.”
Pernah suatu hari, saya lagi ngajar kelas 10 tentang kerajaan Majapahit. Saya jelasin tentang Gajah Mada dan Sumpah Palapa, tiba-tiba Metal loncat ke meja dan duduk di atas buku cetakan saya. Murid-murid di Zoom pada ketawa, ada yang ngetik di chat, “Sir, Metal seems more interested in the history of Indonesian kingdoms than we are.” Ya, namanya juga kerjaan di rumah: jadi pengawas guru yang paling kritis.
Mitsy si Tukang “Membantu” Mengoreksi PR
Mitsy, yang namanya jadi inspirasi blog ini, punya pendekatan berbeda. Kalau Metal suka pamer di depan kamera, Mitsy lebih suka “membantu” saya mengoreksi PR. Caranya? Dia akan tidur di atas tumpukan kertas jawaban siswa. Saya taruh setumpuk PR sejarah tentang Perang Dingin di meja, Mitsy langsung datang, memutar-mutar badannya, lalu duduk manis di atasnya. Saya bilang, “Mitsy, that’s not a pillow, that’s Year 12’s analysis of the Cuban Missile Crisis.”
Dia cuma ngeong balik, kayak bilang, “Sorry, Pak, ini kerjaan saya. Saya harus memastikan kertas-kertas ini aman dari serangan angin.” Akhirnya, saya sering bercanda ke siswa bahwa nilai mereka ada “diskon” kalau ada bekas bulu kucing Mitsy di lembar jawaban. “Kalau ada bulu kucing, berarti sudah diinspeksi langsung oleh kepala keamanan rumah,” canda saya. Basa Basi Mitsy emang paling pas buat cerita-cerita absurd kayak gini.
Pelajaran dari “Kerjaan” Mereka
Sebagai guru sejarah, saya jadi mikir, kucing juga punya hierarki dan tugasnya masing-masing, kayak sistem feodal di Eropa abad pertengahan. Metal adalah “raja” yang suka pamer kekuasaan di depan publik (webcam), sedangkan Mitsy adalah “bangsawan” yang mengontrol sumber daya (kertas PR). Menurut data dari American Pet Products Association, sekitar 66% rumah tangga di AS punya hewan peliharaan, dan saya yakin banyak dari mereka yang punya cerita konyol serupa. Tapi di Indonesia, khususnya di rumah saya di Tangerang, sistem pemerintahan kucing ini berjalan dengan damai—selama stok whiskas nggak habis.
Saya jadi ingat, pas saya ngajar Bahasa Indonesia, saya kasih contoh kalimat: “Kucing itu sedang bekerja.” Murid-murid pada bingung, “Sir, can cats work?” Saya jawab, “Of course. Metal is a PR manager, and Mitsy is a quality control supervisor. They’re just unpaid interns.”
FAQ Ringan Tentang Kucing dan Guru
Q: Kenapa sih blognya dinamain Basa Basi Mitsy? A: Awalnya karena Mitsy ini paling suka “basa-basi” alias bergosip ria dengan saya lewat meongannya. Nama itu nempel banget sama gaya ngobrol saya yang campur aduk Inggris-Indonesia.
Q: Apakah Metal dan Mitsy pernah mengganggu kelas online? A: Sering banget. Pernah suatu kali Mitsy loncat ke keyboard dan ngetik “fffffffff” di chat Zoom. Saya bilang ke murid, “Oh, Mitsy mau nanya kapan deadline tugas.”
Q: Tips biar kucing nggak ganggu kita kerja? A: Nggak ada. Percuma. Lebih baik terima aja bahwa mereka adalah bos sebenarnya. Sediakan kursi kosong di samping meja, atau siapkan kardus bekas. Mereka lebih suka kardus daripada tempat tidur mahal.
Q: Apa hubungannya ngajar sejarah dengan punya kucing? A: Sama-sama butuh kesabaran ekstra. Kucing nggak peduli sama timeline Perang Dunia II, sama kayak murid yang nggak peduli sama deadliner. But somehow, we make it work.
Penutup Singkat
Jadi, itulah sedikit gambaran “kerjaan di rumah” versi Metal dan Mitsy. Mereka bukan cuma hewan peliharaan, tapi partner kerja yang paling setia (meskipun kadang bikin saya hampir ketinggalan deadline). Kalau ada yang bilang guru itu kerjaannya santai karena cuma ngajar doang, suruh mereka datang ke rumah saya dan lihat sendiri bagaimana dua kucing ini “mengelola” jadwal harian saya. Sampai ketemu di cerita Basa Basi Mitsy selanjutnya, ya!