Happy New Year 2021

Posted on

Kita baru saja melambaikan tangan dan mengantarkan kepergian 2020, dan kita juga mengundang kedatangan 2021. Tahun yang begitu luar biasa, 2020, tahun ini akan selalu diingat sebagai salah satu tahun yang paling parah di Sejarah Moderen. Coronavirus/covid, merupakan kata yang paling sering diucapkan oleh dunia pada tahun 2020, masker merupakan alat yang paling penting saat keluar jalan-jalan, Kuncitara / lockdown  merupakan kejadian yang paling umum di dunia juga. Menjadi pahlawan di tahun 2020 sangat mudah, caranya duduk di rumah saja dan jangan keluar sama sekali. Tahun 2020 juga menghapus kebiasaan kita memeluk, mencium dan bersalaman saat bertemu, sanitasi dan sabun merupakan pembersih yang termahal di tahun itu.

Akan tetapi, 2020 tidak hanya tahun Covid, terutama tinggal di Melb, dari akhir desember 2019, kebakaran hutan Black Summer 2019, yang membunuh 33 orang. Jalan kepotong dari kota ke desa, komunikasi tidak berhasil, yang tersesat di tengah hutan harus di jemput pakai pesawat dan kapal dari beberapa kota yang dekat dengan kebakaran itu. Bahkan ada yang sempat disuruh untuk bersembunyi di dalam air karena panas dan bahayanya asap.  Desember dan Januari yang panas dan berasap. Pengidap asma tidak luput dari penyerangan asma dan dianjurkan untuk tinggal di rumah.

Kepergian Kobe Byrant, dan anaknya saat pesawat mereka terjatuh, sampai hari ini, masih dibicarakan di dunia dan KB masih selalu diingat di kalangannya. Harry dan Meaghan keluar dari keluarga Royal, Mexit, ditambah Brexit yang terjadi januari tahun lalu.

Perebutan toilet paper di Australia dan memenya menyebar ke dunia, terakhir ada yang memberitahuku, kenapa mereka berebutan toilet paper? karena kalau ada yang bersin, yang lain “shit themselves”

Yang paling bikin marah, Kardinal George Pell, yang terlibat kasus pelecehan anak-anak di bawah usia beberapa puluh tahun lalu, kembali ke Vatican dan diberi posisi tinggi. Dia mengaku tidak pernah melakukan pelecehan sendiri, dia tahu pelakunya dan dia tidak pernah melaporkan mereka, sama saja bukan?

Itu di atas hanya beberapa contoh kasus di Australia, dengan saya sendiri, apa yang sudah saya pelajari tahun 2020?

  • saya belajar dewasa dan mandiri, saya ingat dulu setiap ada masalah, reaksi saya selalu marah dan ngamuk atau menangis. Sekarang, saya coba tenangkan diri sendiri dan mencari solusi. Air mata saya sudah berkurang banyak karena saya tahu, selain diri sendiri, tidak ada lagi yang bisa saya harapkan.
  • saya belajar banyak teknologi baru saat mengajar daring, saya belajar untuk lebih kreatif dengan kurikulum.
  • saya belajar menanam, walaupun tidak terlalu berhasil, waktu yang saya habiskan di taman, sangat menenangkan diriku.
  • saya belajar untuk lebih nyaman di rumah dan mencari kesibukan sendiri daripada berkeluyuran terus. Sekarang mau ngajak saya keluar juga susah, sering malas
  • saya lebih rajin berolahraga, yoga, pilates, ubound, berdansa dll.
  • saya sangat rajin memasak dan mencoba banyak resep yang berbeda
  • saya juga mulai baking kue, dan belajar mendekorasinya
  • saya lebih rajin dan teratur mengatur kurikulum sekolah
  • saya lebih diam dan tidak berkobar berita dan gosip dengan semua orang
  • saya lebih sering barengan kucing-kucingku, mereka senang sekali saya di rumah setiap hari, Misty sekarang udah nyaman banget, Metal juga sering ingin waktu sendiri away dari mamanya karena sering diganggu.
  • saya meneruskan belajar caligraphy sendiri, masih butuh banyak latihan
  • saya belajar cara menata diri dan make up dan tetap rajin merawat diri sendiri
  • saya belajar lebih sabar sekarang, karena ini tahun yang begitu susah buat orang, tidak selalu berhasil
  • saya belajar jujur dengan perasaan sendiri
  • saya belajar tidak bergantung pada orang lain
  • saya juga belajar tidak harus selalu planning, kadang go with the flow juga menari

Tahun 2020, saya tidak akan pernah melupakan tahun ini, 2018-2020, tahun yang membuat saya menjadi lebih dewasa dan lebih baik, tahun yang sukar dan tidak pernah saya sangka akan berhasil, terima kasih sudah memberikan begitu banyak kesempatan untuk pertumbuhan mental saya, semoga pada akhir 2021, saya bisa bilang saya berhasil.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *