48 hours to go

Posted on

Victoria is counting down to Lockdown.

A fearful word, Lockdown. However, this a necessary move for a necessary move to curb the spread in Victoria.

Victoria mulai ke perhitungan 48 jam terakhir sebelum masuk ke masa Karantina Wilayah wajib oleh pemerintahan setempat.

Langkah ini sangat diperlukan karena 24 jam terakhir, jumlah penderita meningkat 67 orang. Australia sendiri sudah memasuki angka 1315 (the Age, 22 March 2020) penderita. Walaupun belum ada yang meninggal di Victoria, peningkatan ini termasuk peningkatan tertinggi di Victoria.

Kepala Pemerintahan Daerah Bagian, Bapak Daniel Andrews menjelaskan bahwa mulai selesai Victoria (Melbourne) akan masuk ke masa Karantina Wilayah alias Lockdown. Selama masa ini, semua tempat kebutuhan penting masih diperbolehkan untuk berjalan, seperti supermarket, bank, Apotik, Pompa bensin, convenient store seperti 7-11, jasa kargo. Orang masih bisa berjalan pagi atau berolahraga sendiri asal menjaga jarak, pemelihara anjing bisa tetap mengajak jalan anjingnya.

Yang tutup dan belum pasti infonya termasuk, (ini tidak termasuk info resmi yang akan diluncurkan besok)

  • sekolah, terutama ini termasuk minggu terakhir sebelum sekolah di Victoria tutup total, dan tidak pasti kapan akan dibuka kembali.
  • bar dan cafe, delivery sepertinya masih bisa
  • Permainan AFL ditunda mungkin sampai Mei
  • Toko tutup tetapi penjualan online masih diperbolehkan
  • tempat wisata
  • Tempat camping ada yang tutup juga
  • pertemuan dengan teman dan segala macam pesta dilarang
  • jasa pemotongan rambut di salon dan barber ditutup
  • olahraga jenis kelompok ditutup (sudah kangen studio olahraga dan saya senang mereka akan memberikan pengajaran online juga)

 

Kenapa Victoria sampai memilih jalan yang ini? selain dari jumlah penderita yang terus meningkat, juga karena banyak orang yang tidak melakukan pembatasan sosial (social distancing) yang dianjurkan sebelumnya.

Dua hari ini, Pantai Bondi di New South Wales ditutup karena banyak yang berkumpul di sana dan berpesta, padahal sudah dianjurkan untuk tidak berkumpul dalam kelompok, masih juga banyak orang yang tidak mengikuti anjuran yang diberikan. Juga meningkatnya orang Aussie yang kembali dari luar negeri seperti yang dihimbau oleh pemerintah untuk orang Aussie yang berlibur, dan menetap di luar.

Yang paling saya takutkan, saya hampir tidak pernah berlibur lebih dari 11 minggu tanpa berkomunikasi dengan orang. Saya suka berkumpul dan bertemu teman-teman, dan saya tahu mereka khawatir saya tinggal sendiri doank sekarang. Saya yakin pasti akan sering menelpon saya dan memeriksa keadaan, cuma ini emang masa yang sulit buat saya karena kediaman saya hanya saya dan dua ekor kucing kesayangan. Saya takut tetapi saya percaya saya pasti bisa melewatinya bersama dengan bantuan teman-teman saya.

Saya akan coba menulis keadaan saya dan perasaan saya menghadapi COVID-19 sendiri. Doain deh perjalanan sendiri saya bergandengan tangan dengan COVID-19

Stay safe semuanya

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *